Program Oke - Otrip Gagal? Ini Penjelasan Sandi
Loading...
Loading...
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno mengakui program berbasis transportasi murah Oke - Otrip yang digagasnya belum berjalan maksimal. Pasalnya, ada 30 trayek masih dibawah 20 persen. Tak cuma itu, saat ini, Pemprov DKI baru mendatangkan 126 bus kecil.
"30 trayek hari ini pencapaiannya masih bawah 20 persen. kita ingin ini lebih digiatkan lagi diakselerasi dan pak Gubernur dan saya memberikan target akhir bulan ini akan ada pertumbuhan yang signifikan," kata Sandi di Balaikota, Kamis (12/7/2018) malam.
Meski demikian dirinya yakin, program yang dicetuskan untuk memenuhi kebutuhan warga ibukota akan transportasi yang murah dan praktis bakal mendapat sambutan postif dari masyarakat Jakarta.
Untuk mensukseskan program itu Pemprov DKI mengucurkan dana sebesar 3,3 triliun pada APBD 2018. Besaran dana ini digunakan untuk pengadaan 2.685 bus kecil.
"Jadi kita akan coba cek apakah ini bisa kita lakukan mungkin perpanjangan secara singkat supaya kedua belah pihak itu harus mencari titik temu," ujarnya.
Menurutnya, Pemprov DKI menargetkan 2609 armada bus kecil untuk bergabung dalam program Oke - Otrip. Sehingga program ini untuk memenuhi kebutuhan warga ibukota. Apalagi dengan menggunakan moda trasportasi ini, penumpang hanya membayar Rp 5000 untuk sekali jalan.
"Jadi pak gubernur dan Saya sudah memberikan target bahwa akhir tahun ini sebanyak 2609 jumlah Armada angkot yang bergabung. 11 operator semuanya bisa bergabung," tutur Sandi.
"30 trayek hari ini pencapaiannya masih bawah 20 persen. kita ingin ini lebih digiatkan lagi diakselerasi dan pak Gubernur dan saya memberikan target akhir bulan ini akan ada pertumbuhan yang signifikan," kata Sandi di Balaikota, Kamis (12/7/2018) malam.
Meski demikian dirinya yakin, program yang dicetuskan untuk memenuhi kebutuhan warga ibukota akan transportasi yang murah dan praktis bakal mendapat sambutan postif dari masyarakat Jakarta.
Untuk mensukseskan program itu Pemprov DKI mengucurkan dana sebesar 3,3 triliun pada APBD 2018. Besaran dana ini digunakan untuk pengadaan 2.685 bus kecil.
"Jadi kita akan coba cek apakah ini bisa kita lakukan mungkin perpanjangan secara singkat supaya kedua belah pihak itu harus mencari titik temu," ujarnya.
Menurutnya, Pemprov DKI menargetkan 2609 armada bus kecil untuk bergabung dalam program Oke - Otrip. Sehingga program ini untuk memenuhi kebutuhan warga ibukota. Apalagi dengan menggunakan moda trasportasi ini, penumpang hanya membayar Rp 5000 untuk sekali jalan.
"Jadi pak gubernur dan Saya sudah memberikan target bahwa akhir tahun ini sebanyak 2609 jumlah Armada angkot yang bergabung. 11 operator semuanya bisa bergabung," tutur Sandi.
Sumber:http://www.netralnews.com/news/megapolitan/read/150233/program-oke--otrip-gagal-ini-penjelasan-sandi
0 Response to "Program Oke - Otrip Gagal? Ini Penjelasan Sandi"
Posting Komentar