Kena PHP, Mahfud MD Ungkap Perasaan, Maafkan Jokowi?
Loading...
Loading...
Batalnya Mahfud MD jadi cawapres Joko Widodo (Jokowi) bisa dibilang sangat dramatis.
Padahal Mahfud MD sendiri mengaku diminta secara resmi jadi cawapres pendamping Jokowi tadi pagi. Bahkan sejak tadi malam sudah diminta stand by.
Bukan cuma mengirim CV, tadi pagi Mahfud juga sudah diminta mengukur kemeja putih.
"Ya mungkin sudah panggilan sejarah ya, saya diminta untuk mendampingi Jokowi sebagai capres dan saya cawapresnya," kata Mahfud tak lama sebelum Jokowi dan pimpinan 9 parpol koalisi menyepakati Ma'ruf Amin sebagai cawapresnya, Kamis (9/8).
Dipermainkan Jokowi alias diberi harapan palsu, bagaimana perasaan Mahfud MD kini?
Seperti diketahui, Jokowi akhirnya memilih Ma'ruf Amin jadi cawapresnya, Mahfud sendiri mengaku kaget dengan perubahan nama yang terjadi, namun ia mengatakan tak akan kecewa.
"Saya tidak kecewa ya, kaget saja karena sudah diminta mempersiapkan diri, bahkan sudah agak detail," ungkap mantan Ketua MK ini.
Namun, Mahfud rupanya berbesar hati dan menerima keputusan Jokowi ini.
"Ya, menurut saya, itu sudah pilihan Pak Jokowi. Sesuai dengan wewenangnya, dengan pertimbangan-pertimbangan politik yang matang sesuai dengan konfigurasinya," ucap Mahfud, Kamis (9/8).
Tak hanya itu, Mahfud menegaskan keputusan Jokowi ini tidak melawan aturan dan ia mendukung keputusan Jokowi ini.
"Kita terima ini sebagai keputusan. Proses sudah konstitusional. Kita dukung, negara ini harus terus berjalan," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Jokowi mengumumkan cawapresnya pada Pilpres 2019. Ketum MUI KH Ma'ruf Amin resmi diumumkan jadi cawapres.
"Dengan mempertimbangkan masukan dari berbagai elemen masyarakat, maka saya putuskan dan telah mendapatkan persetujuan dari parpol Koalisi Indonesia Kerja bahwa yang akan mendampingi saya sebagai cawapres 2019-2024 Profesor Ma'ruf Amin," ujar Jokowi saat pengumuman di Restoran Plataran Menteng, Jl HOS Cokroaminoto No 42, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/8).
SUMBER:http://jitunews.com/read/84470/kena-php-mahfud-md-ungkap-perasaan-maafkan-jokowi#ixzz5Nh6FYDZL
Padahal Mahfud MD sendiri mengaku diminta secara resmi jadi cawapres pendamping Jokowi tadi pagi. Bahkan sejak tadi malam sudah diminta stand by.
Bukan cuma mengirim CV, tadi pagi Mahfud juga sudah diminta mengukur kemeja putih.
"Ya mungkin sudah panggilan sejarah ya, saya diminta untuk mendampingi Jokowi sebagai capres dan saya cawapresnya," kata Mahfud tak lama sebelum Jokowi dan pimpinan 9 parpol koalisi menyepakati Ma'ruf Amin sebagai cawapresnya, Kamis (9/8).
Dipermainkan Jokowi alias diberi harapan palsu, bagaimana perasaan Mahfud MD kini?
Seperti diketahui, Jokowi akhirnya memilih Ma'ruf Amin jadi cawapresnya, Mahfud sendiri mengaku kaget dengan perubahan nama yang terjadi, namun ia mengatakan tak akan kecewa.
"Saya tidak kecewa ya, kaget saja karena sudah diminta mempersiapkan diri, bahkan sudah agak detail," ungkap mantan Ketua MK ini.
Namun, Mahfud rupanya berbesar hati dan menerima keputusan Jokowi ini.
"Ya, menurut saya, itu sudah pilihan Pak Jokowi. Sesuai dengan wewenangnya, dengan pertimbangan-pertimbangan politik yang matang sesuai dengan konfigurasinya," ucap Mahfud, Kamis (9/8).
Tak hanya itu, Mahfud menegaskan keputusan Jokowi ini tidak melawan aturan dan ia mendukung keputusan Jokowi ini.
"Kita terima ini sebagai keputusan. Proses sudah konstitusional. Kita dukung, negara ini harus terus berjalan," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Jokowi mengumumkan cawapresnya pada Pilpres 2019. Ketum MUI KH Ma'ruf Amin resmi diumumkan jadi cawapres.
"Dengan mempertimbangkan masukan dari berbagai elemen masyarakat, maka saya putuskan dan telah mendapatkan persetujuan dari parpol Koalisi Indonesia Kerja bahwa yang akan mendampingi saya sebagai cawapres 2019-2024 Profesor Ma'ruf Amin," ujar Jokowi saat pengumuman di Restoran Plataran Menteng, Jl HOS Cokroaminoto No 42, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/8).
SUMBER:http://jitunews.com/read/84470/kena-php-mahfud-md-ungkap-perasaan-maafkan-jokowi#ixzz5Nh6FYDZL
0 Response to "Kena PHP, Mahfud MD Ungkap Perasaan, Maafkan Jokowi?"
Posting Komentar