Loading...
Loading...
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono marah ketika Prabowo Subianto disebut Jenderal Kardus oleh Wasekjen Demokrat, Andi Arief.
Arief menyerang balik Andi dengan menyebut Ketum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang patut disebut jenderal kardus.
"Jadi begini, kalau kardus itu jenderal yang pimpinan partai suka terima kardus dari kader yang korupsi. Nah, kader yang paling korup siapa? Jendral mana? Kan jenderal SBY," kata Arief kepada wartawan, Kamis (8/8).
Ia lalu menyebut beberapa kader Demokrat yang terjerat korupsi, seperti Sutan Bathoegana, Anas Urbaningrum, Nazaruddin, Angelina Sondakh, dan yang lainnya.
Arief lalu menyebut partainya lebih dibiayai Prabowo bukan dari hasil korupsi.
"Nah, Prabowo itu kalau partai kita lebih banyak dibiayai Prabowo, bukan dari kardus hasil korupsi. Pak Prabowo enggak pernah terima hasil korupsi dan terbukti anak buahnya enggak ada yang ditangkap," ujarnya.
"Kalau jenderal sebelah sana jenderal kardus," sebutnya.
Arief juga menyinggung nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang disodorkan Demokrat sebagai cawapres Prabowo. Ia menyebut AHY bocal cilik yang belum saatnya menjadi cawapres
Arief justru menyebut Andi memukul SBY dengan menyebut jenderal kardus.
"Pokoknya jenderal kardus itu yang terima duit dari anak buah hasil korupsi. Si Andi itu mukul bosnya sendiri," katanya.
"Pokoknya Prabowo bukan jenderal kardus, Prabowo jenderal perang," tegas Arief.
SUMBER;http://jitunews.com/read/84395/prabowo-disebut-jenderal-kardus-gerindra-singgung-sby-terima-kardus-korupsi#ixzz5NdUKsvUJ
Arief menyerang balik Andi dengan menyebut Ketum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang patut disebut jenderal kardus.
"Jadi begini, kalau kardus itu jenderal yang pimpinan partai suka terima kardus dari kader yang korupsi. Nah, kader yang paling korup siapa? Jendral mana? Kan jenderal SBY," kata Arief kepada wartawan, Kamis (8/8).
Ia lalu menyebut beberapa kader Demokrat yang terjerat korupsi, seperti Sutan Bathoegana, Anas Urbaningrum, Nazaruddin, Angelina Sondakh, dan yang lainnya.
Arief lalu menyebut partainya lebih dibiayai Prabowo bukan dari hasil korupsi.
"Nah, Prabowo itu kalau partai kita lebih banyak dibiayai Prabowo, bukan dari kardus hasil korupsi. Pak Prabowo enggak pernah terima hasil korupsi dan terbukti anak buahnya enggak ada yang ditangkap," ujarnya.
"Kalau jenderal sebelah sana jenderal kardus," sebutnya.
Arief juga menyinggung nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang disodorkan Demokrat sebagai cawapres Prabowo. Ia menyebut AHY bocal cilik yang belum saatnya menjadi cawapres
Arief justru menyebut Andi memukul SBY dengan menyebut jenderal kardus.
"Pokoknya jenderal kardus itu yang terima duit dari anak buah hasil korupsi. Si Andi itu mukul bosnya sendiri," katanya.
"Pokoknya Prabowo bukan jenderal kardus, Prabowo jenderal perang," tegas Arief.
SUMBER;http://jitunews.com/read/84395/prabowo-disebut-jenderal-kardus-gerindra-singgung-sby-terima-kardus-korupsi#ixzz5NdUKsvUJ
0 Response to " "
Posting Komentar